Home Fresh Graduate Tidak Punya Pengalaman Kerja? Sampaikan Ini Saat Wawancara

Tidak Punya Pengalaman Kerja? Sampaikan Ini Saat Wawancara

0
3
4,410
Tidak Punya Pengalaman Kerja?
Tidak Punya Pengalaman Kerja?

Salah satu pertimbangan terbesar dari perusahaan saat menerima pegawai baru adalah pengalaman kerja yang dimiliki. Dengan pengalaman kerja tersebut, perusahaan bisa memanfaatkan bakat dan kemampuan seseorang dengan maksimal tanpa harus memberi training lagi. Cukup terima, beri pekerjaan, dan hasilnya bisa segera didapatkan dengan cepat.

Kalau Anda memiliki pengalaman bekerja yang baik, melakukan wawancara pekerjaan bukanlah hal yang menakutkan. Namun, kalau Anda tidak memiliki pengalaman sama sekali? Apa yang harus dilakukan untuk membuat pewawancara jatuh hati dan akhirnya memberi ACC?

Berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan ketika wawancara meski tidak punya pengalaman kerja formal. Simak baik-baik, ya!

1. Mengetahui Relevansi Kemampuan dengan Pekerjaan

Maksud dari poin ini adalah Anda harus tahu perusahaan mana yang sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Belum memiliki pengalaman kerja formal bukan berarti tidak memiliki kemampuan yang baik, kan? Untuk itu, seleksi lamaran pekerjaan yang ada dan kirim berkas lamaran untuk posisi yang tepat atau sesuai dengan skill yang Anda miliki.

Sebagai contoh Anda ingin melamar bekerja di perusahaan periklanan. Karena Anda lulus dari jurusan komunikasi, kemampuan untuk membuat iklan atau copy tentu lebih baik ketimbang dari jurusan lain meski bisa dipelajari. Dengan kemampuan ini, Anda jangan melamar di perusahaan perbankan karena peluang masuknya akan kecil.

Meski tidak memiliki pengalaman kerja, Anda masih bisa menjual kemampuan yang dimiliki. Sedari awal, siapkan kemampuan itu untuk wawancara. Buat portofolio online atau perbaiki profil di LinkedIn. Dengan melakukan hal-hal itu, perusahaan akan mau mempertimbangkan meski mereka mensyaratkan pengalaman kerja bagi pelamarnya.

2. Tunjukkan Kalau Anda Bisa Terus Belajar

Setelah menunjukkan kemampuan yang relevan dengan posisi yang diinginkan, buat pewawancara tahu kalau Anda bisa terus belajar. Selama ini kesalahan para pelamar adalah keras kepala dengan kemampuan yang dimiliki. Mereka selalu menganggap apa yang dimiliki sudah yang  terbaik sehingga perusahaan wajib menerimanya tanpa banyak pertimbangan.

Dunia kerja memiliki dinamika yang terus berubah setiap saat. Apa yang Anda pelajari di bangku kuliah bisa saja berbeda. Anda bisa menunjukkan kemampuan yang dimiliki kepada pewawancara. Namun, akan lebih baik kalau Anda juga menunjukkan pikiran terbuka kepada pewawancara.

Dengan memiliki pikiran terbuka, pewawancara akan tahu kalau Anda bisa belajar banyak hal. Meski tidak memiliki pengalaman kerja yang diharapkan, setidaknya kalau perusahaan memberi training, Anda bisa menyerap ilmunya lebih cepat. Jadi, jangan pernah malu untuk terus belajar karena dunia kerja bukan cuma tempat untuk mencari uang saja.

3. Buat Diri Anda Cemerlang

Pengalaman kerja yang dimaksud perusahaan biasanya yang formal dan tercatat secara resmi. Hal ini terlihat dari mana Anda pernah bekerja dan berapa lama pekerjaan itu dilakukan. Selain pekerjaan formal, pengalaman tidak akan dianggap meski Anda bisa banyak hal dan setara dengan kemampuan para profesional.

Saat melakukan wawancara, buat diri Anda menjadi unggul dibandingkan dengan orang lain. Perlihatkan semua yang telah Anda lakukan mulai dari pekerjaan freelancer, pekerjaan magang, hingga aneka jenis kursus yang pernah dilakukan. Muat semuanya menjadi CV dan portofolio online di jejaring sosial khusus kerja seperti LinkedIn.

Dengan apa yang Anda miliki, perusahaan akan berpikir dua kali kalau ingin menolak. Toh meski tidak memiliki pengalaman kerja, apa yang Anda miliki sudah mampu mencukupinya. Jadi, jangan takut tidak memiliki pengalaman kerja kalau kemampuan dan hasil kerja yang pernah dilakukan sudah menjelaskan banyak hal.

Baca juga: Cara Jitu Agar Diterima Kerja dengan 5 Strategi Ini

4. Demonstrasi Kemampuan di Depan Pewawancara

Sederhananya, pelamar pekerjaan adalah orang yang menjual kemampuan atau skill mereka kepada perusahaan. Dengan kemampuan itu, perusahaan akan memberi pertimbangan apakah Anda diterima dengan tangan terbuka atau justru ditolak karena tidak sesuai dengan kriteria yang diinginkan.

Saat melakukan wawancara, tunjukkan kepada mereka bahwa kemampuan yang Anda miliki sangat unggul. Kalau pewawancara tidak percaya dengan CV dan sederet portofolio yang ada, tunjukkan kepada mereka secara langsung. Misal minta mereka memberikan perintah kepada Anda untuk melakukan sesuatu agar keraguan bisa dihilangkan.

5. Tunjukkan Kalau Anda Punya Koneksi yang Bagus

Tunjukkan kepada perusahaan kalau Anda memiliki koneksi yang bagus di dunia kerja terutama dengan orang profesional atau perusahaan tertentu. Dengan melihat koneksi atau kumpulan Anda, perusahaan akan membuat pertimbangan apakah Anda memang layak masuk atau tidak.

Pengalaman kerja hanyalah formalitas yang digunakan perusahaan untuk membatasi pelamar. Kalau memang Anda memiliki pengalaman bekerja baik untuk proyek individu atau kelompok, tunjukkan dengan jelas. Bilang saja kalau Anda pernah magang di mana dan pernah bekerja secara freelancer dengan siapa saja.

Inilah beberapa hal yang harus dilakukan saat wawancara kalau Anda tidak punya pengalaman kerja. Info lain terkait wawancara kerja dan perekrutan bisa Anda simak di Jobs Indonesia. So, stay tune!

Lihat Artikel Terkait
Load More By JobsIndonesia
Load More In Fresh Graduate

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Lihat Juga

5 Hal Tentang Perusahaan Kerap Kali Menjadi Pertanyaan Saat Interview

Sebelum diterima menjadi karyawan di sebuah perusahaan, seorang pelamar kerja biasanya mel…