Home Tips dan Triks Memahami Kejujuran dan Etika dalam Dunia Kerja

Memahami Kejujuran dan Etika dalam Dunia Kerja

0
0
160
kejujuran dan etika
kejujuran dan etika

Kejujuran dan etika adalah dua hal yang seharusnya dimiliki oleh seorang karyawan yang baik. Kedua kualitas ini akan mendorong seseorang untuk menunaikan kewajibannya terhadap perusahaan. Karyawan yang tidak jujur dan tidak beretika akan merugikan perusahaan, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Oleh karena itu, perlunya kejujuran dan etika dalam dunia kerja tidak lagi diragukan. Tidak heran jika perusahaan lebih memilih para pelamar yang memiliki kualitas tersebut. Seorang karyawan pun dituntut untuk terus mengasah dirinya supaya selalu jujur dan penuh etika di lingkungan kerja.

1. Bentuk Kejujuran dan Etika

Apa saja bentuk kejujuran dan etika dalam dunia kerja? Tak perlu muluk-muluk, Anda bisa menunjukkannya melalui aktivitas sehari-hari, misalnya tidak mencuri waktu kerja untuk melakukan hal-hal lain yang tidak berhubungan dengan target perusahaan, tidak mempergunakan fasilitas kantor untuk kepentingan pribadi, atau tidak membeberkan rahasia perusahaan kepada orang luar.

Bentuk lainnya adalah selalu bersikap profesional, baik ketika diawasi maupun tidak diawasi oleh atasan. Inilah yang disebut integritas. Sikap profesional berhubungan erat dengan etika kerja. Bahkan ketika bertentangan dengan keinginan pribadi, sikap ini harus tetap dilakukan.

Anda juga disebut beretika jika selalu bertindak menghargai orang lain di lingkungan kerja, baik yang posisinya ada di atas maupun lebih rendah. Selain itu, berbagai aturan tentang etika juga bisa ditemukan dalam peraturan perusahaan yang tertulis maupun budaya perusahaan.

2. Dampak Hilangnya Etika dan Kejujuran

Karyawan yang menjunjung tinggi etika akan berdampak positif bagi perusahaan. Bukan saja membuat perusahaan dapat lebih maju, tetapi juga membuat atmosfer di lingkungan kerja menjadi lebih nyaman.

Nah, salah satu dampak ketidakjujuran adalah terlibat masalah. Bertindak tidak jujur berarti melanggar peraturan perusahaan. Biasanya, ada sanksi yang akan diberlakukan pada karyawan yang terlibat. Bukan hanya peringatan, tetapi juga bisa berdampak pada pemutusan hubungan kerja.

Dampak lainnya adalah hilangnya kepercayaan dari atasan maupun rekan kerja. Padahal, kepercayaan adalah hal yang sangat berharga dan sulit untuk dibangun kembali. Oleh karena itu, menjaga kepercayaan adalah tugas yang teramat penting.

3. Cara Menjadi Karyawan yang Jujur dan Beretika

Tidak ada orang yang sempurna. Untuk menjadi karyawan terbaik pun, seseorang harus terus melatih dirinya. Termasuk ketika ingin menjadi karyawan yang jujur dan penuh etika, ada proses yang harus dilalui.

Hal utama yang harus dilakukan adalah selalu mau belajar dari banyak hal dan dari siapa pun. Temukan pula teladan yang tepat dan patut dicontoh dalam etikanya terhadap perusahaan. Jika memungkinkan, berdiskusilah mengenai cara-cara praktis menjaga etika di dunia kerja. Jangan biarkan keinginan diri sendiri yang merugikan membuat Anda mengesampingkan etika tersebut. Memang, dibutuhkan pengendalian diri untuk melakukannya.

Baca Juga : Cara Menjadi Pribadi Positif di Tempat Kerja

Nah, demikian ulasan singkat mengenai perlunya kejujuran dan etika dalam dunia kerja. Jika saat ini Anda merasa belum melakukan yang terbaik, tidak perlu khawatir. Masih ada waktu untuk memperbaiki diri. Anda juga bisa menemukan berbagai tips dan informasi lainnya hanya di website Jobs Indonesia. Selamat mencoba.

Lihat Artikel Terkait
Load More By JobsIndonesia
Load More In Tips dan Triks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Lihat Juga

5 Hal Tentang Perusahaan Kerap Kali Menjadi Pertanyaan Saat Interview

Sebelum diterima menjadi karyawan di sebuah perusahaan, seorang pelamar kerja biasanya mel…