Home Tips dan Triks Cara Efektif untuk melakukan Evaluasi Kerja

Cara Efektif untuk melakukan Evaluasi Kerja

0
0
367
evaluasi kerja
evaluasi kerja

Penilaian kerja terhadap setiap karyawan merupakan hal mutlak yang harus dilakukan oleh perusahaan. Bagaimanapun, perusahaan tentu tidak ingin mengeluarkan cost untuk karyawan yang tidak memberikan kontribusi dan dampak positif bagi perusahaan tersebut. Maka dari itu, menilai kinerja setiap perusahaan perlu dijalankan guna menjaga hak dan kewajiban masing-masing pihak.

Ada banyak aspek yang perlu menjadi pertimbangan dalam menentukan kinerja seorang karyawan. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah cara efektif melakukan evaluasi pekerjaan.

1. Menyiapkan detail bahan dan aspek evaluasi

Hal pertama yang perlu Anda lakukan dalam membuat penilaian adalah menyiapkan bahan dan aspek terhadap apa yang akan dievaluasi. Susunlah detail tersebut secara terstruktur sehingga akan memudahkan Anda maupun penilai lainnya.

Sasaran utama dalam penilaian ini adalah untuk melihat produktivitas karyawan. Karena itu, pastikan Anda menyiapkan dengan rinci hal-hal yang berkaitan dengan hal tersebut, seperti penyelesaian waktu terhadap deadline, pencapaian yang diperoleh berdasarkan target yang ditetapkan, dan lain-lain.

Bagaimanapun, di samping produktivitas, perkembangan karyawan juga perlu diperhatikan. Sebagai aset perusahaan, tidak sebaiknya karyawan tidak mengalami perkembangan diri. Dari data yang diperoleh, Anda bisa membandingkannya dengan data-data lain yang telah ada seperti laporan terakhir, hasil bimbingan terakhir, dan sebagainya.

Tak lupa, penilaian kualitatif juga perlu menjadi penilaian. Perilaku karyawan terhadap ke sesama rekan kerja maupun atasan pun masuk ke dalam bahan evaluasi.

2. Tanyakan pada atasan karyawan bersangkutan

Sebagai seorang HR, Anda tidak akan mengetahui bagaimana kinerja karyawan sesungguhnya. Maka dari itu, berikan form penilaian terstruktur yang sudah dibuat kepada manajer masing-masing karyawan yang akan ditinjau. Selain memahami bagaimana beratnya tugas-tugas dalam divisi tersebut yang juga dirasakan oleh karyawan, manajer dapat lebih bijak dalam menilai.

Namun yang perlu dipastikan, manajer atau atasan karyawan harus mampu memberi penilaian seobjektif mungkin yang bisa didukung dengan data-data valid. Dengan demikian, kemungkinan terjadinya penilaian yang hanya dilandasi oleh preferensi pribadi pun dapat diminimalisasi. Manajer pun jadi terbatas ruang geraknya dalam memberi penilaian secara subjektif yang terkesan mengada-ada.

3. Diskusikan dengan karyawan langsung

Setelah menerima hasil penilaian dari atasan karyawan, barulah Anda mendiskusikannya dengan karyawan terkait. Namun, pastikan diskusi ini berlangsung dengan nyaman bagi masing-masing pihak. Sebaiknya, diskusi dilakukan di ruang yang tidak terlalu banyak orang karena sifatnya yang cukup personal dan dalam waktu yang tidak mengganggu kewajiban aktivitas masing-masing.

Anda dapat menunjukkan hasil penilaian tersebut kepada karyawan. Anda pun memberikan hak kepada karyawan untuk bertanya atau merespon atas hasil evaluasi yang dilakukan terhadapnya. Berikan alasan-alasan valid yang mendukung penilaian tersebut dengan cara-cara yang komunikatif dan tidak menyinggung perasaan. Bahkan sekalipun hasil yang diperoleh buruk, jelaskan dengan berhati-hati mengapa demikian sehingga tidak membuatnya tersinggung atau demotivasi.

4. Rencanakan aksi setelah evaluasi

Tujuan dari setiap evaluasi adalah untuk melangkah ke arah yang lebih baik. Bilamana hasil kinerja karyawan mengalami peningkatan, tidak ada salahnya memberikan apresiasi yang sesuai. Bentuk penghargaan ini pun sangat beragam, seperti bonus akhir tahun atau yang lainnya.

Pun demikian bila hasil evaluasi yang didapat tidak memuaskan. Diskusikan apa saja hal-hal yang sekiranya mampu membantu karyawan tersebut untuk kembali terpacu dan produktif. Berikan kritik dan saran yang membangun agar karyawan dapat tergugah.

Baca Juga : Mengajak Karyawan Ambil Bagian dalam Rencana Bisnis Perusahaan

Cara efektif melakukan evaluasi pekerjaan bukanlah perkara yang susah, tetapi membutuhkan beragam aspek yang kompleks. Lakukan penilaian ini secara berkala dalam jangka waktu yang pas, seperti satu atau dua kali dalam setahun.

Dapatkan berbagai informasi seputar dunia kerja lainnya di Jobs Indonesia. Selain tips, ribuan lowongan kerja juga tersedia untuk Anda yang ingin mengembangkan karir.

Lihat Artikel Terkait
Load More By JobsIndonesia
Load More In Tips dan Triks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Lihat Juga

5 Hal Tentang Perusahaan Kerap Kali Menjadi Pertanyaan Saat Interview

Sebelum diterima menjadi karyawan di sebuah perusahaan, seorang pelamar kerja biasanya mel…